RSS

Dasar-dasar pada Macromedia Flash

Produk Macromedia yang  pernah Anda jumpai tidak jauh beda, seperti halnya Dreamweaver atau Director,dan tampilan Flash pada layar Anda pun mirip dengan produk Macromedia lainnya. Layar Flash terbagi dalam empat area utama, yaitu toolbox, timeline, stage, dan panel

Toolbox merupakan alat utama buat merancang disain dan tulisan dalam Flash. Toolbox terbagi dalam empat bagian: tools,view,colors,options. Tools di bagian ini terdiri atas alat untuk mendisain,menulis,mewarnai gambar sesuai dengan keinginan kita. View di bagian ini tersedia alat untuk memindahkan stage dan memperbesar ataupun memperkecil stage sesuai dengan keinginan. Colors di bagian ini  tersedia alat untuk mewarnai gambar ,garis, tulisan atau objek yang akan kita rubah warnanya menjadi warna yang lain.

  

Timeline  merupakan fasilitas yang digunakan untuk membuat,mengatur format animasi
yang akan kita rancang. Timeline terdiri atas tiga bagian yaitu Scene, Layer dan Frame.


Panel berfungsi untuk membuat atribut yang digunakan  oleh tool-tool dalam toolbox untuk merancang dan merubah objek pada stage.

Movie Properties untuk mengatur format pada stage sesuai dengan kebutuhan yang Anda
inginkan. Caranya:
1.  Pilih menu Modify -> Movie
2.  pada kotak dialog Movie Properties, masukkan lebar dan tinggi
3.  Pada kotak Background Color, tentukan warna latar belakang Stage yang akan anda gunakan.
4.  Anda juga dapat memasukan kecepatan frame   pada kotak Frame Rate, jika
diinginkan.

Untuk memperoleh hasil yang yang lebih teratur Anda bisa mengaktifkan kotak grid dan ini sekaligus sebagai kotak pembantu dalam Anda mendesain pada stage. Caranya:
1.  pilih menu View   -> Grid  -> Show Grid, maka Flash akan menampilkan  kotak – kotak kecil pada stage.
2.  Anda juga dapat merubah warna dan ukuran  dengan menggunakan menu View -> Grid  -> Edit Grid     kemudian:
•  Pilih warna pada kotak Color
•  Masukkan lebar dan tinggi grid dalam satuan pixel.

Mistar dan garis Bantu merupakan fasilitas yang ada pada Flash untuk memudahkan anda merancang dan menentukan objek yang akan di rancang dan di disain. Caranya:
Dari menu View, pilih Rulers garis mistar muncul dan di sisi kiri dan atas stage

 

Tags:

chuck glider

Chuck glider diterbangkan diluar ruangan dan biasanya ditempat yang luas. Chuck glider yang baik akan dapat terbang lebih dari 120 detik (2 menit). Bentuk model ini bebas tetapi harus memiliki luas sayap antara 187,5 cm2 sampai 800 cm2.

Chuk glider memiliki panjang sayap lebih dari 150 cm. Luas sayap dari model ini berkisar antara 32-34 dm2 dengan berat minimum 410 gram . Model ini diterbangkan diluar ruangan dan biasanya ditempat yang luas. Untuk membawa model ini keudara, penerbang akan menarik dengan tali yang panjangnya tidak boleh lebih dari 33 meter dan harus dilengkapi bendera berwarna.

Gambar. Chuk Glider

Secara garir besar pesawat chuck glider dapat di bagi menjadi tiga bagian yaitu  wing (sayap), fuselage (badan) dan tail (ekor).

  • Fin terletak pada ekor vertikal pesawat (vertical stabilizer), yang berfungsi sebagai menentukan kesetabilan arah (direksional).
  • Stabilo terletak pada ekor horizontal pesawat, yang berfungsi sebagai kesetabilan longitudinal.
  • Wing yang berfungsi untuk menghasilkan gaya angkat.

Chuck glider yang baik akan dapat mengudara selama 180 detik (3 menit) bahkan lebih. Apabila melewati waktu itu, timer harus bekerja yang akan menyebabkan bagian horizontal stabilizer (stabilo) pada posisi ekor bergerak keatas (vertical) dan sehingga memaksa pesawat turun vertical seperti parasut. Untuk mencapai waktu-waktu maksimal tersebut, tidak mungkin hanya dengan cara melempar ataupun menarik model dengan tali sepanjang yang ditentukan. Harus ada bantuan arus udara naik (thermal).

Thermal adalah pergerakan udara naik karena perbedaan suhu udara karena radiasi panas bumi akibat penyinaran matahari. Panas bumi akan berbeda sesuai dengan keadaan permukaan, sebagai contoh antara udara persawahan dan bangunan. Udara diatas bangunan yang lebih cepat panas sehingga lebih cepat bergerak naik.

 
Leave a comment

Posted by on April 8, 2011 in chuck glider

 

HYFA project


Berdasarkan data kecelakaan pesawat yang meningkat setiap tahunya maka diperlukan pesawat dengan safety yang tinggi dan juga menjadi salah satu upaya menghemat biaya operasional airline adalah termasuk menghemat biaya fuel, dikarenakan  pesawat ini di support dengan bantuan tenaga hydrogen fuel yang sesuai dengan issue global warning saat ini.Dan salah satu terobosan baru pada pesawat adalah adanya sistem take off dan landing vertikal. Vertical Take-Off and Landing atau yang lebih sering disebut dengan VTOL saja, adalah pesawat terbang yang memiliki kemampuan tinggal landas dan mendarat dengan arah vertikal. Pesawat jenis ini tidak lagi membutuhkan landasan pacu seperti pesawat terbang pada umumnya. Pesawat dengan take off dan landing vertikal sudah pasti tidak akan sulit dalam menentukan bandara yang akan menjadi tujuan.

Pesawat yang kami beri nama TBTG’07 adalah sebuah pesawat penumpang dengan teknologi yang canggih dan tetap mengutamakan kenyamanan dan keselamatan, serta ramah lingkungan. oleh karena itu pesawat  ini memiliki perkiraan konfigurasi sebagai berikut :
•Engine            : 2
•Rocket           : 4
•Crew Cokcpit  : 4
•Passenger     : 210 – 250 penumpang
Pesawat ini dilengkapi jaringan Wi Fi di dalam kabin pesawat sehingga penumpang dapat mengakses internet selama dalam perjalanan. Selain itu, juga dipasang BTS khusus agar penumpang juga dapat melakukan panggilan telepon dengan ponselnya.
Satelit ini akan menjangkau semua area di seluruh negara bagian dengan jaringan berkapasitas lebih besar untuk menghubungkan ponsel, PDA, dan laptop. Teknologi 4G memiliki bandwidth 100 megabita per detik untuk unduh dan 50 megabita per detik untuk unggah. Teknologi 3.5G (HSDPA) saat ini memiliki kecepatan maksimal 14 megabit per detik.Sebuah layanan televisi berdefinisi tinggi membutuhkan jaringan berkecepatan 25 megabita per detik. Artinya, dengan teknologi 4G, layanan televisi berdefinisi tinggi bisa berjalan sempurna.

 
3 Comments

Posted by on March 26, 2011 in aircraft project